(Ekpor Dan Impor Pengaruhnya Terhadap Posisi Cadangan Devisa Di Indonesia)
Ekpor Dan Impor Pengaruhnya Terhadap Posisi
Cadangan Devisa Di Indonesia
Jimmy Benny
A. Masalah
Bagaimana pengaruh ekspor, impor terhadap
cadangan devisa di indionesia dan pengaruh secara simultan antara ekspor dan
impor terhadap cadangan devisa di Indonesia? Dampak apa yang ditimbulkan jika
cadangan devisa selalu berfluktuasi?
B. Teori
Cadangan devisa yang sering disebut dengan
internasional reserves and foreign currency liquidity (IRFCL) atau Official
reserve asset didefinisikan sebagai seluruh aktiva luar negeri yang dikuasai
oleh otoritas moneter dan dapat digunakan setiap waktu, guna membiayai
ketidakseimbangan neraca pembayaran atau dalam rangka stabilitas moneter dengan
melekukan intervensi di pasar valuta asing dan untuk tujuan lainnya.
Berdasarkan definisi tersebut menfaat cadangan devisa yang dimiliki oleh suatu
negara dapat dipergunakan untuk menjaga kestabilan nilai tukar dan dapat
dipergunakan untuk membiayai defisit pada neraca pembayaran.
Ekspor adalah pembelian negara lain atas
barang buatan perusahaan-perusahaan di dalam negeri. Faktor terpenting yang
menentukan ekspor adalah kemampuan dari Negara tersebut untuk mengeluarkan
barangbarang yang dapat bersaing dalam pasaran luar negeri.
Impor adalah proses transportasi barang atau
komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal, umumnya dalam proses
perdagangan. Proses impor umumnya adalah tindakan memasukan barang atau
komoditas dari negara lain ke dalam negeri. Impor barang secara besar umumnya
membutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara pengirim maupun penerima.
Impor adalah bagian penting dari perdagangan internasional.
C. Metode dan Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber, antara lain yang
diperoleh dari Statistik Ekonomi Moneter Indonesia (Bank Indonesia),
jurnal-jurnal ilmiah, serta literatur-literatur lain yang berkaitan dengan
topik penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time
series yang berkurun waktu 27 tahun
(1985 – 2011). Data tersebut diolah kembali sesuai dengan kebutuhan model yang
digunakan.
Penelitian ini menggunakan metode analisis
ekonometrika. yaitu model regresi berganda dengan metode kuadrat terkecil
sederhana OLS (Ordinary Least Square). Penaksiran OLS merupakan penaksiran tak
bias linear yang terbaik (best linear unbiased estimator/BLUE). analisis yang digunakan
adalah regresi linier berganda dengan menggunakan metode OLS (Ordinary Least
Square) dan diolah dengan menggunakan Program Eviews 7.
D. Hasil
Hasil analisis data yang telah dilakukan dapat
diambil kesimpulan bahwa secara simultan maupun secara parsial variabel ekspor
dan impor berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia.
Artinya, jika ekspor naik maka posisi cadangan devisa akan naik dan jika impor
naik maka posisi cadangan devisa akan turun.
Berkaitan dengan pengaruh ekspor. Impor juga
memiliki pengaruh terhadap cadangan devisa. impor adalah perdagangan dengan
cara memasukkan barang dari luar negeri ke dalam wilayah Indonesia. Impor
mempunyai sifat yang berlawanan dengan ekspor. Kalau ekspor dapat dikatakan
sebagai faktor “injeksi”, maka impor justru merupakan “kebocoran” dalam
pendapatan nasional. Berdasarkan hasil estimasi, hal ini telah sesuai dengan
teori yang menyatakan bahwa semakin tinggi nilai impor maka akan mengurangi
persediaan cadangan devisa.
Comments
Post a Comment