PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN MENGGUNAKAN MODEL ARMAX DENGAN NILAI KURS DAN EKSPOR-IMPOR SEBAGAI FAKTOR EKSOGEN

PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN MENGGUNAKAN MODEL ARMAX DENGAN NILAI KURS DAN EKSPOR-IMPOR SEBAGAI FAKTOR EKSOGEN 
Putu Ika Oktiyari Laksmi, Komang Dharmawan, Luh Putu Ida Harini
A.    Masalah
Analisis jumlah wisman yang berkunjung ke Bali dengan model ARMAX dan menambahkan faktor eksogen nilai tukar mata uang asing AUD dan Cina Yuan (CNY) serta faktor eksogen ekspor-impor. Setelah mendapatkan model ARMAX dilakukan peramalan (forecasting).

B.     Teori
Definisi Runtun Waktu (Time Series) Runtun waktu didefinisikan sebagai kumpulan observasi atau amatan yang dibuat secara beruntun (sequentially) atau berurutan sepanjang waktu.

C.     Metode dan Data
Pada penelitian ini data yang digunakan harus stasioner, karena untuk menghindari hasil regresi palsu. Untuk menstasionerkan data ada dua yaitu dengan melakukan differencing dan uji unit root Augmented Dickey Fuller (ADF). Uji Dickey-Fuller adalah menguji apakah suatu time series merupakan proses random walk atau bukan.

D.    Hasil
Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka diperoleh simpulan sebagai berikut:
ü  Model peramalan ARMAX untuk data wisman Australia di dapatkan model ARMAX . Model ARMAX dipilih berdasarkan nilai AIC dan BIC yang paling minimum diantara model ARMAX yang lai. Dan untuk model ARMAX data wisman RRC tidak ada, karena koefisien parameter untuk model ARMAX wisman RRC tidak ada yang signifikan.

ü  Hasil peramalan yang didapat dari model ARMAX untuk wisman Australia, terjadi peningkatan jumlah wisman dari bulan Agustus 2014 sampai bulan Juli 2015 untuk model ARMAX dengan nilai AFER sebesar 0,76 dan nilai MSE sebesar 104743032,1.  

Comments

Popular Posts