PENGARUH EKSPOR DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TAHUN 1980-2006
PENGARUH EKSPOR DAN INVESTASI TERHADAP
PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA TAHUN 1980-2006
Adrian sutawijaya
A.
Masalah
Seberapa besar pengaruh investasi pemerintah,
investasi swasta, ekspor migas dan non migas terhadap pertumbuhan ekonomi
Indonesia.
B. Teori
Teori pertumbuhan Teori Harrod-Domar mempunyai
beberapa asumsi yaitu:
ü Perekonomian dalam pengerjaan penuh (full employment).
ü Perekonomian terdiri dari dua sektor, yaitu sektor rumah tangga dan sektor perusahaan.
ü Besarnya tabungan masyarakat adalah proporsional dengan besarnya pendapatan
nasional, yang berarti fungsi tabungan dimulai dari titik nol.
ü Kecenderungan untuk menabung (marginal propensity to save, MPS) besarnya
tetap, demikian juga rasio antara modal-output (capital-output ratio, COR) dan
rasio pertambahan modal-output (incremental capital-output ratio, ICOR).
C. Metode dan Hasil
Data yang digunakan dalam penelitian adalah
data runtun waktu (time series) yang bersumber dari Badan Pusat Statistik
(BPS), Bank Indonesia (BI) dan sumber-sumber lain yang relevan. Data yang
dikumpulkan mencakup semua variabel yang relevan untuk keperluan estimasi
selama kurun waktu 1980 – 2006.
spesifikasi model yang banyak digunakan oleh
negara-negara berkembang adalah model pertumbuhan neoklasik yang dikembangkan
oleh Solow. Titik awal pengembangan model adalah fungsi produksi. Fungsi
produksi menunjukkan hubungan antara output yang dihasilkan dengan input yang
digunakan.
D. Hasil
Dari hasil pengujian mengenai faktor-faktor
yang mempengaruhi pertumbuhan Ekonomi, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan
sebagai berikut :
i.
Investasi swasta, investasi pemerintah, ekspor
migas, ekspor non migas secara bersamasama berpengaruh secara signifikan
terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
ii.
Tiga dari empat variabel independen, yaitu
investasi swasta, investasi pemerintah dan ekspor non migas berpengaruh positif
terhadap variabel dependen, yaitu pertumbuhan ekonomi, yang secara statitistik
sangat signifikan. Sedangkan variabel independen yang tidak berpengaruh
berpengaruh secara statistik terhadap pertumbuhan ekonomi adalah variabel
ekspor migas. Investasi swasta akan memberi dampak yang lebih besar terhadap
pertumbuhan ekonomi, yaitu memberi pengaruh positif terhadap pertumbuhan
ekonomi sebesar sebesar 0,306%.
Sedangkan investasi pemerintah memberikan konstribusi positf terhadap
pertumbuhan ekonomi sebesar 0,084%. Kontribusi yang terkecil berasal dari
perubahan ekspor non migas, yaitu memberi pengaruh positif terhadap pertumbuhan
ekonomi sebesar 0,082% jika masingmasing variabel diatas berubah sebesar 1%.
Comments
Post a Comment