Hubungan Ekspor-Impor Produk Domestik Bruto (PDB) di Sektor Pertanian Indonesia

Hubungan Ekspor-Impor Produk Domestik Bruto (PDB) di Sektor Pertanian Indonesia
Fitria Dewi Raswatie
A.    Masalah
Bagaimana analisis adanya perubahan struktur (structural change) di sektor pertanian Indonesia?
B.     Teori
Kondisi perdagangan di sektor pertanian menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia semakin terbuka dan aktivitas perdagangan luar negeri melalui kegiatan impor dan ekspor semakin meningkat. Peningkatan ekspor pertanian menunjukkan pendapatan penduduk Indonesia semakin tergantung dari hasil penjualan barang produksi domestik di luar negeri atau dengan kata lain pendapatan penduduk Indonesia semakin tergantung dari kondisi ekonomi negara-negara pengimpor. Sedangkan peningkatan impor pertanian menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia semakin tergantung dari barang-barang yang dihasilkan oleh negara-negara lain. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin tergantung dengan aktivitas perdagangan luar negeri.

C.     Metode dan Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data time series periode 1980 sampai dengan 2011. Data yang digunakan terdiri dari data PDB nasional, PDB pertanian, tenaga kerja di sektor pertanian, investasi penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri di sektor pertanian, volume ekspor total, volume ekspor pertanian, nilai ekspor pertanian, harga domestik pertanian, harga ekspor pertanian dan nilai tukar.

D.    Hasil
Hasil penelitian, sebagai berikut :
a)      Dalam jangka panjang, PDB pertanian (+), TFP Pertanian (-), dan harga domestik pertanian (-) berpengaruh signifikan terhadap ekspor pertanian. Sedangkan variabel harga ekspor pertanian dan nilai tukar tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ekspor pertanian. Tanda koefisien TFP pertanian tidak sesuai dengan hipotesis diduga karena penggunaan kemajuan teknologi di sektor pertanian ditujukan untuk meningkatkan produktivitas produksi dengan orientasi pasar dalam negeri.
b)      Berdasarkan hasil estimasi ECM, variabel-variabel yang berpengaruh langsung (jangka pendek) secara signifikan terhadap ekspor pertanian di Indonesia diantaranya PDB pertanian satu tahun sebelumnya (+), TFP Pertanian (-), harga domestik pertanian (+) dan harga ekspor pertanian (-).
c)      Analisis structural change menunjukkan bahwa terdapat perubahan struktur pada model ECM di tahun 1997. Hasil estimasi ECM dengan ditambahkan dummy krisis ekonomi tahun 1997 menunjukkan bahwa variabel PDB pertanian satu tahun sebelumnya (+), TFP Pertanian (-), harga domestik pertanian (+), harga ekspor pertanian (-), harga domestik pertanian satu tahun sebelumnya (+), dan dummy krisis ekonomi tahun 1997 (+) berpengaruh signifikan terhadap ekspor pertanian.

d)     Hasil analisis ECM yang baru menunjukkan tanda koefisien parameter variabel PDB pertanian, TFP pertanian, harga domestik pertanian, harga ekspor pertanian, yang sesuai hipotesis adalah variabel dengan lag satu tahun. Artinya, terdapat time lag ekspor pertanian dalam merespon variabel yang mempengaruhinya.

Comments

Popular Posts