EKSPOR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR
PENGARUH PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI, PENANAMAN
MODAL ASING, DAN EKSPOR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR
Sri Asian
A.
Masalah
Bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi yang
tidak setabil Pada tahun 2005-2006 terjadi kenaikan BBM dan pada tahun 2008
terjadi krisis finansial global?
Bagaimana pengaruh penanaman modal dalam
negeri, penanaman modal asing dan ekspor terhadap petumbuhan ekonomi dan sebaliknya?
B.
Teori
Teori pertumbuhan ekonomi Peranan pembentukan modal menurut
Harrod-Domar tetap perlu ditekankan dalam menciptakan pertumbuha ekonomi,
karena menurutnya pembentukan modal dipandang sebagai pengeluaran yang akan
menambah kesanggupan suatu perekonomian untuk menghasilkan barang-barang maupun
sebagai pengeluaran yang akan menambah permintaan efektif masyarakat.
Teori perdagangan internasional Teori Comparative Adventages di kemukakan
oleh David Rocardo dimana dijelaskan suatu Negara akan melakukan pertukaran
atau perdagangan dengan negara dalam bentuk berikut: Ekspor, apabila ada produk
yang dihasilkan memiliki comparative advantage. Artinya produk (barangbarang)
tersebut dapat dihasilkan dengan biaya lebih murah. Impor, apabila ada produk
yang dihasilkan memiliki discomparative
advantage. Artinya produk tersebut bila dihasilkan sendiri memerlukan ongkos
yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain.
C. Metode dan Data
Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah
penelitian asosiatif. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu kuantitatif. Variabel penelitian ini adalah terdiri variabel bebas yaitu
PMDN, PMA dan Ekspor di Jawa Timur. Sedangkan variabel terikat yaitu
Pertumbuhan Ekonomi. Pengumpulan data menggunakan data skunder yang diperoleh
dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur mulai tahun 2002-2011. Data tersebut
dianalisa dengan menggunakan analisis regresi linier berganda melalui uji-F dan
uji-t dengan asumsi klasik.
D. Hasil
Berdasarkan analisis dan pembahasan data dapat
diambil kesimpulan sebagai berikut:
·
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa PMDN berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal
tersebut disebabkan oleh pertumbuhan PMDN
yang berfluktuatif yang disebabkan tata kelolah infrastruktur dan
komunikasih antara pengusaha dengan pemerintah, serta peranan sektor industri
dan perdagangan yang lebih tinggi.
·
Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa PMA berpengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal
tersebut disebabkan oleh pertumbuhan PMA
yang berfluktuatif yang disebabkan tata kelolah infrastruktur dan
komunikasih antara pengusaha dengan pemerintah, serta peranan sektor industri
dan perdagangan yang lebih tinggi.
·
Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa
Ekspor berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa
Timur. Sehingga Ekspor memiliki pengaruh yang searah dengan pertumbuhan
ekonomi. Jika ekspor naik maka petumbuhan ekonomi akan meningkat.
Comments
Post a Comment