Analisis Pengaruh Perdagangan Internasional dan Utang Luar Negeri Terhadap Gross Domestic Product Indonesia (Periode 1990 – 2010)
Analisis Pengaruh Perdagangan Internasional
dan Utang Luar Negeri Terhadap Gross Domestic Product Indonesia (Periode 1990 –
2010)
Ria Yani Fatmawati
A.
Masalah
Apa pengaruh inflasi dan kurs terhadap ekspor
di negara asean 5 periode tahun 2012-2016?
B. Teori
Pertumbuhan ekonomi adalah suatu keadaan dimana terjadinya
pertambahan atau perubahan pendapatan nasional (produksi nasional/GDP/GNP)
dalam satu tahun tertentu, tanpa memperhatikan pertumbuhan penduduk dan aspek
lainnya(Todaro: 2004). Lain halnya dengan (Kusumo, 2007) mendefinisikan
pertumbuhan ekonomi sebagai proses peningkatan produksi barang dan jasa
dalam keadaan ekonomi masyarakat suatu perekonomian dikatakan mengalami
pertumbuhan apabila tingkat ekonomi yang dicapai tahun tertentu lebih tinggi
dari tahun sebelumnya.
GDP merupakan nilai pasar semua barang dan jasa akhir yang
diproduksi dalam perekonomian selama kurun waktu tertentu (Mankiw, 2006). GDP
merupakan ukuran mengenai besarnya kemampuan suatu negara untuk menghasilkan
barang dan jasa dalam suatu tahun tertentu yang diwujudkan oleh faktor-faktor
di dalam negeri (milik warga negara dan orang asing).
Utang luar negeri adalah arus masuk modal dari luar ke dalam
negeri yang dapat menambah modal yang ada di dalam negeri. Aspek fomal
mengartikan utang luar negeri sebagai penerimaan atau pemberian yang dapat
digunakan untuk meningkatkan investasi guna menunjang pertumbuhan ekonomi.
Sehingga berdasarkan aspek fungsinya, pinjaman luar negeri merupakan salah satu
alternatif sumber pembiayaan yang diperlukan dalam pembangunan.
C. Metode dan Data
Metode dan data yang diambil dari data runtun
waktu yang saling terintegrasi perlu dilihat lebih lanjut apakah salah satu
variabel mempengaruhi variabel lainnya atau sebaliknya. Dalam perjalanan
mencapai keseimbangan/ekuilibrium jangka panjang (kointegrasi), tentu akan
terjadi beberapa deviasi/penyimpangan/diskrepansi. Deviasi ekuilibrium model
jangka panjang inilah yang harus dikoreksi secara tahap demi tahap melalui
model series parsial penyesuaian jangka pendeknya. ECM adalah suatu model analisis dinamis regresi tunggal yang
menghubungkan diferensi pertama pada variabel bebas (DLy) dan tingkatan
variabel yang dimundurkan (Log level variables = Xt-1 )untuk semua variabel
dalam model.
D. Hasil
Ekspor dalam jangka pendek maupun jangka
panjang mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap GDP Indonesia
periode 1990–2010. Impor dalam jangka pendek maupun jangka panjang mempunyai
pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap GDP Indonesia periode 1990–2010.
Utang luar negeri dalam jangka pendek
mempunyai pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap GDP Indonesia
periode 1990–2010 tetapi dalam jangka panjang mempunyai pengaruh yang positif
dan signifikan terhadap GDP Indonesia periode 1990–2010. Ekspor merupakan
variabel yang berpengaruh paling dominan terhadap GDP Indonesia periode 1990 –
2010.
Berdasarkan Pemerintah atau instansi terkait
lebih maksimal lagi dalam mengambil kebijakan yang berkaitan dengan perdagangan
internasional seperti meningkatkan kualitas ekspor, dan membatasi impor agar
kesejahteraan masyarakat meningkat yang akhirnya dapat meningkatkan GDP.
Comments
Post a Comment