ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN KURS TERHADAP EKSPOR DI NEGARA ASEAN 5 PERIODE TAHUN 2012-2016

ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN KURS TERHADAP EKSPOR DI NEGARA ASEAN 5 PERIODE TAHUN 2012-2016
Muhammad Fuad Ansharia, Adib El Khillab, Intan Rissa Permata
A.    Masalah
Apa pengaruh inflasi dan kurs terhadap ekspor di negara ASEAN-5 yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Philipina, dan Thailand selama periode tahun 2012-2016?

B.     Teori
Kurs Perdagangan Internasional yang dilakukan oleh suatu negara tidak terlepas dari nilai tukar yang telah ditetapkan. Menurut Mankiw (2003) nilai tukar adalah harga yang ditetapkan dalam suatu transaksi perdagangan internasional. Nilai tukar mata uang suatu negara dibedakan atas nilai tukar nominal dan nilai tukar riil. Nilai tukar nominal adalah harga relatif mata uang dua negara sedangkan nilai tukar riil berkaitan dengan harga relatif dari barang-barang diantara dua negara.
Inflasi adalah suatu kondisi dimana kenaikan harga barang secara umum terjadi terus menerus dalam suatu periode. Dengan adanya kenaikan harga-harga barang dan jasa akan mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan produksi sehingga perekonomian dapat dipacu untuk meningkatkan aktivitas produksi nasional. Namun perlu diingat bahwa inflasi dapat menurunkan daya saing dan akhirnya menyebabkan penurunan ekspor.

C.     Metode dan Data
Data dalam penelitian ini merupakan data bulanan dan khusus untuk data harian seperti kurs, penulis melakukan transformasi ke basis bulanan dengan mengunakan metode rata-rata. Hal ini berguna untuk menghindari adanya bias dalam model regresi jika menggunakan angka akhir bulan untuk data harian. Periode pengamatan adalah 5 tahun yaitu dari tahun 2012 sampai 2016. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan berbagai sumber data terutama FRED, Yahoo Finance, Publikasi BPS, dan Publikasi World Bank.
Penelitian ini menggunakan metode Ordinary Least Square dengan basis data bulanan serta menggunakan data inflasi dengan satuan yoy dimana masih dapat dikembangkan dengan menggunakan berbagai metode analisis dan data lainnya sehingga diharapkan akan mendapatkan hasil  korelasi r square yang lebih bagus.

D.    Hasil
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.      Secara simultan, Variabel kurs dan inflasi berpengaruh secara signifikan terhadap ekspor di negara ASEAN-5.
2.      Secara parsial, Variabel Kurs berpengaruh secara negatif terhadap ekspor di negara Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Variabel kurs berpengaruh secara positif terhadap ekspor di negara Filipina dan tidak berpengaruh secara signifikan di negara Thailand.

3.      Secara parsial, variabel inflasi berpengaruh secara positif terhadap ekspor di negara Filipina, dan tidak berpengaruh secara signifikan di negara Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Comments

Popular Posts