Pengaruh Harga Dan Faktor Eksternal Terhadap Permintaan Ekspor Kopi Di Indonesia
Resume 10
Pengaruh Harga Dan Faktor Eksternal Terhadap
Permintaan Ekspor Kopi Di Indonesia
lukman
Vol. 1 No. 2 Oktober 2012
A. Masalah
Bagaimana pengaruh harga relatif ekspor rasio
harga kopi di luar negeri terhadap kopi di dalam negeri, nilai tukar, GDP rill
negara tujuan, ekspor kopi pada tahun sebelumnya baik secara bersama-sama
maupun individu terhadap permintaan ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat
dan Inggris?
B. Teori
Penelitian ini melihat teori Permintaan bahwa permintaan
akan suatu produk (Q) tergantung kepada harga produk X, harga barang-barang
saingan, harapan akan adanya perubahan harga, pendapatan konsumen, selera dan
preferensi konsumen, biaya iklan, dan lain-lain. Dalam ilmu ekonomi umumnya
harga ditentukan oleh tingkat permintaan dan penawaran yang terjadi di dalam
pasar (mekanisme pasar). al ini berlaku juga untuk penetapan harga kopi dalam
negeri suatu negara. Selama periode penelitian nilai ekpor kopi Indonesia ke
negara Amerika Serikat mengalami pertumbuhan yang berfluktuasi, dengan
rata-rata sebesar 7,16% atau sebesar US$ 82.550.000 dengan nilai ekspor
tertinggi pada tahun 1986 sebesar US$ 176.100.000 selama tahun 1985-2009.
C. Metode dan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah data sekunder dalam bentuk time series. Metode analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode Ordinary Least Square. Objek yang akan diteliti adalah variabel
volume ekspor, variabel harga komoditas dalam negeri, variabel harga komoditas
di luar negeri, variabel nilai tukar, Pendapatan riil negara tujuan ekspor, dan
variabel ekspor komoditas tersebut pada periode tahun 1985 – 2009.
D. Hasil
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga relatif,
GDP riil, dan lag volume ekspor dipengaruhi secara signifikan dan positif pada
ekspor volume. Nilai tukar dipengaruhi non-signifikan pada kopi ekspor Indonesia
ke Amerika Serikat. Sedangkan untuk Inggris: Kurs dan volume ekspor terpengaruh
secara signifikan dan positif pada ekspor volume. harga relatif dan PDB riil
tidak terpengaruh secara signifikan pada volume ekspor kopi Indonesia. Jika
harga relatif berubah dan faktor eksternal (yaitu harga luar negeri, nilai
tukar, PDB riil negara pengekspor) akan dipengaruhi total ekspor kopi Indonesia.
Perubahan nilai Pendapatan Riil (GDP riil)
berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan ekspor kopi Indonesia ke
negara Amerika Serikat dan Inggris, yang berarti bahwa apabila terjadi kenaikan
pendapatan riil (GDP riil) menyebabkan peningkatan permintaan ekspor kopi
Indonessia. Dengan demikian semakin meningkatnya pendapatan rill Amerika
serikat atau Inggris terjadi maka akan
menyebabkan peningkatan permintaan ekspor kopi Indonesia. Perubahan nilai tukar
berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap permintaan ekspor kopi
Indonesia. Hal ini berarti bahwa pengaruh apresiasi dolar atau poundsterling
terhadap rupiah yang seharusnya meningkatnya ekspor tetapi tidak terjadi,
bahkan menurun karena adanya krisis ekonomi yang berdampak tingginya inflasi di
Indonesia memberikan pengaruh yang megatif terhadap permintaan ekspor kopi Indonesia.
Comments
Post a Comment